Tampilkan postingan dengan label Beauty. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beauty. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 November 2011

Tiga Cara Make Up Yang Harus Dihindari


Make-up atau tata rias seharusnya menyempurnakan penampilan sehingga Anda terlihat makin cantik. Namun cara make-up yang salah justru membuat penampilan berantakan.
Berikut beberapa cara make-up yang harus dihindari demi penampilan Anda seperti yang dikutip dari Care Fair.

1. Memakai ‘concealer’
Concealer diciptakan untuk menutupi kekurangan di wajah, seperti lingkar mata hitam atau titik-titik hitam. Pemakaiannya pun hanya secukupnya. Tapi banyak yang salah kaprah dan menggunakan concealer layaknya alas bedak. Alhasil kulit wajah malah terlihat aneh dengan warna yang tidak alami. memakai concealer terlalu banyak di bawah mata juga bukan ide yang baik, karena akan membuat warna kulit terlihat tidak merata.

2. Pemakaian alas bedak yang terlalu tebal
Alas bedak memang berguna untuk menyamarkan kerutan di kulit wajah. Namun bukan berarti Anda akan terlihat lebih cantik jika memakai alas bedak terlalu tebal. Tak hanya membuat pori-pori tersumbat, alas bedak yang terlalu tebal juga akan membuat wajah Anda seperti ditutupi topeng. Kecantikan alami yang Anda miliki pun jadi sirna.

3. Pemakaian maskara
Pemakaian maskara akan membuat tampilan mata menjadi lebih indah. Biasanya untuk membuat ilusi mata lebih besar, maskara dipakai di bulu mata bagian atas dan bawah. Namun tak semua orang bisa memakai maskara di bagian bulu mata bawah.

Pemakaian maskara yang tidak rapi justru membuat mata terlihat aneh. Ketimbang salah memakai maskara di bagian bawah bulu mata, lebih baik gunakan cara yang lain. Menjepit bulu mata bagian atas sebelum mengaplikasikan maskara akan membuat mata terlihat lebih indah. Selain lebih mudah, cara ini juga membuat Anda tak perlu mengaplikasikan maskara terlalu banyak untuk melentikkan bulu mata.



(Sumber: Yahoo! Indonesia)

Make Up Untuk Kulit Gelap


Warna kulit wajah memegang peranan penting dalam memilih make-up. Jangan sampai Anda memilih make-up yang warnanya tidak sesuai dengan warna kulit wajah.
Mereka yang berkulit cerah cenderung lebih beruntung karena hampir semua warna cocok diaplikasikan. Namun perlu kiat khusus dalam memilih warna make-up bagi si kulit gelap.

Seperti dikutip dari Health-Beauty-Guide, yang paling penting bagi mereka yang berkulit gelap adalah, menyatukan warna make-up dengan warna kulit yang terkesan sudah kuat. Warna kulit gelap merupakan sesuatu yang menonjol. Memilih warna make-up yang sama menonjolnya hanya akan membuat penampilan terlihat berantakan.

Untuk lebih jelasnya, panduan make-up dari Grace N Glamour bisa Anda ikuti.

1. Peraturan yang pertama adalah memilih warna yang natural. Dalam hal ini pilihlah warna-warna yang dekat dengan kulit. Misalnya dalam memilih alas bedak dan bedak. Tak perlu menggunakan alas bedak atau concealer terlalu tebal lalu menimpanya lagi dengan bedak tebal. Make-up Anda akan terlihat seperti topeng tebal. Lebih baik gunakan alas bedak yang berwarna mirip dengan kulit Anda, lalu lapisi dengan bedak secukupnya. Bedak ini hanya bertujuan untuk menghilangkan kesan berminyak di wajah.

2. Eyeliner tebal tak cocok digunakan untuk mereka yang berkulit gelap. Jika ingin memakai eyeliner, pastikan sapuannya sedikit saja — sekadar mempertegas bentuk mata. Saat memilih eyeshadow pun sebaiknya hindari yang berwarna terlalu terang seperti putih atau perak. Sebaliknya, pilihlah warna tembaga (bronze) atau keemasan untuk menambah kilau mata Anda.

3. Untuk perona pipi atau blush-on, warna seperti oranye tua, peach, bronze, pink rose dan plum bisa jadi pilihan tepat.

4. Warna bibir adalah salah satu poin paling penting untuk make-up untuk si kulit gelap. Warna bibir bisa menjadi fokus dari seluruh tata rias. Jangan takut untuk memakai warna merah terang untuk mempertegas penampilan Anda.

Selamat mencoba!

(Sumber: Yahoo! Indonesia) 

Mengatasi Kerontokan Rambut

Rambut rontok adalah masalah umum yang dialami setiap orang. Namun terkadang, kita tidak mengetahui cara yang tepat untuk mengatasinya. Agar kerontokan rambut bisa diminimalkan, ikuti beberapa kiat dari Ehow berikut ini.

Kerontokan rambut bisa diatasi dengan berbagai cara, tergantung penyebabnya. Kerontokan rambut bisa terjadi karena kebiasaan yang salah, perawatan rambut yang salah, atau pola makan yang salah.

Kebiasaan dan perawatan yang menyebabkan kerontokan rambut
1. Tidur dalam keadaan rambut terikat, sehingga membuatnya kusut dan mudah rontok
2. Menyisir (secara kasar) rambut dalam keadaan basah. Rambut yang basah menjadi lebih rapuh dan mudah rontok saat disisir.
3. Menata rambut dengan pengering bersuhu terlalu panas, sehingga membuat lapisan terluar rambut rusak, mudah patah juga rontok.
4. Terlalu sering memberikan obat kimia ke rambut seperti obat pelurus rambut, pengeriting dan sebagainya, sehingga membut rambut semakin rapuh.
5. memilih shampo yang tidak sesuai dengan jenis rambut.
6. Keramas dengan air terlalu panas sehingga merusak lapisan rambut dan membuatnya rapuh.

Untuk mengatasi kerontokan, Anda harus menghentikan kebiasaan di atas. Sisirlah rambut Anda sebelum pergi tidur untuk mengurangi kekusutannya di pagi hari. Memilih shampo bayi juga bisa jadi pilihan, karena kandungan di dalam shampo tersebut lebih lembut dan ringan. Sehingga cocok bagi mereka yang memiliki rambut dan kulit kepala sensitif.

Alas bantal ternyata juga bisa membuat rambut rontok. Alas bantal yang terbuat dari bahan katun biasanya punya serat kain lebih longgar dan memungkinkan rambut tersangkut di dalamnya, sehingga patah saat kita mengangkat kepala. Menurut para ahli, alas bantal dari bahan satin terbukti lebih aman bagi rambut.

Kerontokan rambut juga bisa diakibatkan rambut Anda terlalu panjang dan berat, sehingga kulit kepala tak kuat menahannya. Untuk itu potonglah ujung rambut Anda atau ganti potongan rambut dengan model yang lebih pendek.

Salah pola makan
Kerontokan rambut juga bisa terjadi karena gizi yang tidak seimbang dalam tubuh. Sebab kerontokan yang paling umum adalah anemia atau kekurangan sel darah merah dalam tubuh. Untuk mengatasinya, Anda perlu menyantap makanan yang mengandung zat besi untuk menyeimbangkan kadar sel darah merah. Ikan dan sayuran hijau bisa menjadi pilihan yang tepat.

Selain itu vitamin C juga berfungsi mengasimilasi zat besi dalam tubuh. Anda disarankan menyantap aneka buah yang kaya vitamin C seperti jeruk, stroberi dan sebagainya.



(Sumber: Yahoo! Indonesia) 

Minggu, 25 September 2011

Solusi Rambut Lepek


Bagi banyak wanita dengan rambut berminyak, terlambat bangun pagi bisa jadi hal yang menyebalkan karena membuat kita tak sempat keramas. Akibatnya, rambut pun jadi lepek dan berminyak sepanjang hari. Jangan khawatir, kami punya solusinya.

1. Pakai bedak bayi
Taburkan bedak bayi di puncak kepala, di bagian kulit kepala yang paling berminyak. Biarkan beberapa saat agar minyak terserap oleh bedak, lalu sisir rambut seperti biasa.

2. Buat jadi gaya
Tarik semua rambut ke belakang, lalu kuncir. Semprotkan shiny serum untuk membuat rambut terlihat berkilau. Dengan cara ini, orang akan menyangka Anda memang sengaja menata rambut dengan gaya slick dan rapi, bukan karena tak sempat cuci rambut.

3. Cuci poni
Tak ada cukup waktu untuk mencuci seluruh rambut saat mandi? Cucilah poninya saja. Bagian yang paling akan terlihat berminyak saat Anda beraktivitas sehari-hari adalah poni. Jadi sempatkan mencuci bagian depan rambut. Tak butuh waktu lama untuk mengeringkannya, dan rambut pun akan terlihat seperti baru keramas.

4. Kurangi menyisir
Dengan menyisir, minyak di kulit kepala akan terdistribusi ke seluruh bagian rambut. Bagi Anda yang memiliki rambut kering, tak ada salahnya sering-sering menyisir. Namun jika rambut Anda berminyak, cukup sisiran untuk merapikan rambut saja. Hindari menyisir dengan tangan karena akan mengotori rambut dan membuat rambut makin berminyak.

5. Oil control paper
Anda mungkin sudah sering menggunakan kertas minyak atau oil control paper untuk mengurangi kelebihan minyak di kulit wajah. Namun ternyata kertas ini juga bisa dipakai di kulit kepala untuk menyerap kadar minyak penyebab rambut lepek.

6. Hindari topi
Banyak orang yang menutupi rambut lepek dan berminyak dengan cara memakai topi. Padahal ini malah akan membuat kulit kepala makin berminyak. Jika Anda menutupinya dengan topi, pastikan Anda tak akan berada di tempat atau situasi yang mengharuskan Anda untuk membuka topi.


(Sumber: Yahoo! Indonesia)

Mengatasi Bibir Kering

Jika Anda tinggal di kota yang udaranya dingin, atau menghabiskan banyak waktu di tempat ber-AC, bibir pecah-pecah adalah salah satu masalah yang kerap muncul. Tapi jangan khawatir, kami tahu cara mengatasinya.

1. Jangan menjilat bibir
Air liur menguap denga cepat dari bibir, dan ini akan menyebabkan bibir kita menjadi semakin kering. Jika Anda memiliki kebiasaan menjilat bibir, hindari penggunaan lipbalm rasa buah. Pilihlah yang pahit agar Anda tak tergoda.

2. Selalu sedia lip balm
Jangan pernah tinggalkan lip balm alias pelembab bibir. Bawalah ke mana pun Anda pergi, dan oleskan ke bibir dan sekitarnya saat sudah mulai terasa kering. Pelembab bibir yang paling baik adalah yang mengandung beeswax, shea butter, dan SPF untuk melindungi bibir dari paparan sinar matahari.

3. Ritual sebelum tidur
Jangan hanya menggosok gigi, mencuci muka, dan memakai pelembab sebelum tidur. Agar bibir tetap sehat, indah, dan terhindar dari kekeringan, biasakan melakukan ritual ini setiap malam sebelum tidur. Ambil handuk kecil, dan basahi dengan air hangat. Lalu gosokkan handuk basah tersebut perlahan-lahan pada bibir untuk mengelupas kulit mati penyebab bibir pecah-pecah. Setelah terasa halus, oleskan pelembab bibir. Pelembab ini akan bekerja menutrisi bibir selama kita tidur.

4. Banyak minum
Anda pasti sudah tahu bahwa kita harus minum setidaknya delapan gelas air putih setiap hari, kan? Bibir yang kering adalah salah satu cara tubuh memberi sinyal bahwa ia kekurangan cairan. Jadi, jangan hanya melembabkan dari luar (dengan cara mengoles lip balm), tapi lembabkan juga dari dalam dengan bantuan air mineral.


(Sumber: Yahoo! Indonesia)

Memotong Poni Sendiri

Terkadang kita malas pergi ke salon hanya untuk memotong atau merapikan poni. Daripada buang-buang uang, lebih baik potong sendiri poni Anda. Tapi ingat, jangan asal potong. Bentuk poni yang salah malah akan mengacaukan penampilan Anda secara keseluruhan. Lebih baik ikuti kiat berikut ini.

1. Pertama-tama pisahkan seluruh poni Anda dari rambut, agar tidak salah potong. Anda bisa memisahkannya dengan sisir bentuk apa pun.

2. Anda bisa memotong poni dalam keadaan rambut basah atau kering. Namun jika Anda memilih melakukannya dalam keadaan rambut yang basah, jangan lupa untuk memotongnya lebih panjang dari hasil yang dimaksud. Karena dalam keadaan kering, rambut akan mengembang sehingga terlihat lebih pendek.

3. Pelintir poni Anda dan letakan di tengah dahi. Hal ini akan membuat panjang poni merata dengan sendirinya. Poni di bagian pinggir dahi dengan sendirinya akan memiliki ukuran lebih panjang dari bagian tengah, sehingga hasilnya terlihat natural.

4. Untuk melihat bentuk poni yang sempurna, cobalah untuk mengeringkan rambut Anda dengan mesin pengering rambut. Jika hasilnya kurang maksimal, Anda bisa kembali merapikannya dengan mengulangi langkah-langkah di atas.


(Sumber: Yahoo! Indonesia)